1. Maksimalkan sirkulasi udara dan nur alami

Hati nyamuk ialah suka meringkuk di putaran yang mati, dingin, & gelap. Sebab itu upayakan agar pondok rumah mengarungi sirkulasi udara dan pencahayaan alami. Selain jendela, aplikasi genteng muka, glassblock & fiber transparan bisa memaksimalkan pencahyaan alami di Kamar mandi alias ruangan berbeda.

2. Hilangkan genangan larutan di lebih kurang rumah

Sekujur tempat penampungan air dalam sekitar wisma, seperti misal mandi, tabung, tempayan, atau alas pot bunga mesti dikuras dengan rutin seminggu sekali serta tutup dengan rapat supaya tidak jadi tempat makbul nyamuk. Kotoran dan jasad bekas yang bisa menegah air hujan bisa didaur ulang. Pastikan juga comberan dan zona air publik dari kotoran dan tdk tergenang air. Kolam di taman bisa diberi beberapa ekor ikan sebagai predator alami larva nyamuk.

3. Jaga transparansi rumah & lingkungan

Hindari menggantung baju di pertalian dalam saat lama soalnya bisa sebagai hunian yang nyaman untuk nyamuk. Karena kesehatan, sewajarnya ternak ditempatkan terpisah daripada rumah tinggal atau dibuatkan kandang terpisah.



4. Potong tanaman yang terlalu rimbun



Tanaman yang berdaun besar bisa menjadi hunian yang disukai nyamuk, karena tersebut pangkaslah daun2 yang terlalu rimbun mengacu pada berkala. Beberapa jenis tanaman seperti Lavender, Akar Wangi, Geranium, Zodia, dan Selasih mengarungi aroma yang sangat dibenci nyamuk.

5. Cegah nyamuk dengan memasang kelambu lipat alias kasa nyamuk di akses atau tingkap.